Penemuan mayat hebohkan warga Lok Tuan Bontang
Pukul 20.05 WITA Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kalimantan Timur dihebohkan dengan penemuan mayat yang mengapung di bawah kapal KM Berdikari milik Kurnia, Sabtu (6/24) kemarin.
Elshinta.com - Pukul 20.05 WITA Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Kalimantan Timur dihebohkan dengan penemuan mayat yang mengapung di bawah kapal KM Berdikari milik Kurnia, Sabtu (6/24) kemarin.
Mayat yang diketahui adalah pria berinisial Za (58) Anak Buah Kapal (ABK) KLM Harapan Sejahtera 02 ditemukan mengambang di Perairan Selambai.
Setelah Kurnia mengetahui penemuan itu, ia langsung melapor ke Pos Pengamanan Operasi Ketupat Mahakam di Pelabuhan Lok Tuan yang secara kebetulan terdapat Serda Hafidz dan Prada Sidiq yang merupakan personel Yonarhanud 7/ABC.
Tanpa ragu kedua Prajurit TNI AD tersebut menuju tempat kejadian dan melakukan bantuan evakuasi setelah melaporkan kepada Perwira Siaga Batalyon dan Bhabinkamtibmas setempat.
Diketahui warga Bone, Sulawesi Selatan itu sebelumnya diketahui sedang sakit. Diduga ia terjatuh ke laut, saat hendak menyeberang dari kapal.
“Satu jam sebelum ditemukan meninggal, dia tidur di kapal. Sudah dilarang ke mana-mana karena sedang sakit, tapi almarhum menyeberang ke darat. Nah diduga jatuh saat melewati tangga,” tutur Bhabinkamtibmas Loktuan Aiptu Bambang Sumantri kepada wartawan, termasuk Kontributor Elshinta, Rizkia.
Rencananya, ABK KLM Harapan Sejahtera 02 yang memuat pupuk itu akan dipulangkan ke kampung halamannya besok, setelah dua hari berada di Bontang.
“Sudah dibelikan tiket, besok mau dipulangkan, tapi ternyata takdir berkata lain,” ujarnya.
Saat ini mayat pria tersebut telah dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.